what friends are for?

ternyata sungguh sulit kurasa. Sampai detik ini, setelah sekian lama aku bekerja, tak ada teman yang bisa kusebut benar2 teman.

Pernah ada beberapa orang yang kuanggap bisa menjadi sahabat dalam dunia kerja. Nyatanya, mereka hanya memerlukanku di saat mereka tak bisa lagi mengerjakan apa yang seharusnya mereka kerjakan. Ternyata, mereka tak seide dengan ku. Ternyata, mereka tak bisa membedakan mana hal yang wajib dan mana yang hak, mereka tak bisa menerimaku di saat aku memerlukan bantuan mereka. Selain itu , mereka hanya memerlukanku dalam segi finansial (isi perut, kantong dan sejenisnya)

Teman yang benar2 teman bagiku hanyalah teman2 ku di saat aku masih sekolah (smp-sma dan kuliah) dan beberapa teman di organisasi yang kuikuti saat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: